Cina Claim Sudah Buat Computer yang Lebih Cepat dari Google

Posted on

 

Beberapa periset di Cina belakangan ini meningkatkan mekanisme komputasi kuantum yang diklaim 10 miliar kali bisa lebih cepat dibanding mesin “Sycamore” Google.

Disaksikan dari makalah riset dan menyaksikan respon periset lainnya, team periset Cina sukses membuat suatu hal yang mengagumkan.

“Computer kuantum dapat dihandalkan untuk lakukan pekerjaan-tugas spesifik yang dipercaya susah dikerjakan oleh computer classic. Ambil contoh Boson ialah contoh pekerjaan yang dipandang seperti calon kuat untuk memperlihatkan keunggulan komputasi kuantum. Kami lakukan ambil contoh boson Gaussian dengan mengirim 50 posisi terkompresi model tunggal yang tidak bisa diperbedakan ke dalam interferometer rugi ultra rendah 100 model dengan sambungan penuh dan matriks acak — semua penataan optik digembok babak — dan ambil contoh keluaran memakai 100 model tunggal efektivitas tinggi detektor foton,” berikut yang tercatat pada jurnal hasil riset itu.

Secara singkat, beberapa periset membuat mesin komputasi kuantum yang memakai sinar untuk lakukan pekerjaan yang paling detil (dalam masalah ini ialah ambil contoh Boson) dengan arah tunggal untuk mendemokan dan menghitung keefektifannya.

Fakta kenapa ini jadi penting ialah sebab computer kuantum secara teoritis bisa pecahkan permasalahan yang paling susah

terutamanya permasalahan yang ditemui fisikawan dan periset computer yang disebutkan akan memerlukan beberapa ribu tahun untuk mengakhirinya dengan computer biasa.

Di tahun 2018, Google mengakui sudah meningkatkan computer kuantum pertama yang sanggup lakukan suatu hal yang tidak bisa dikerjakan atau tidak bisa dikerjakan oleh computer biasa dalam periode saat yang lumrah.

Google mengakui mekanismenya, mesin 53-qubit yang memakai chip kuantum yang disebutkan “Sycamore”,

bisa pecahkan permasalahan detil yang tidak dapat dikerjakan oleh superkomputer.

IBM secara cepat menentang claim itu. Menurut IBM, tim-nya bisa pecahkan permasalahan yang serupa

dengan memakai superkomputer klasiknya cuman dalam perhitungan hari dengan algoritma yang telah ada.

Apa yang telah dikerjakan periset Cina betul-betul berlainan dari yang dikerjakan Google. Mesin ini bisa jalankan uji coba yang digambarkan selaku mendemokan dominasi kuantum.

Menggerakkan batasan-batas yang dapat diraih sains kuantum ialah arah seluruh orang yang bekerja di atas lapangan. Bermacam laboratorium di penjuru dunia yang bekerja untuk bikin mesin komputasi kuantum memakai pendekatan yang lain.

Lu Chaoyang, profesor yang pimpin uji coba ini menjelaskan ke The Financial Times

jika membuat computer kuantum ialah perlombaan di antara manusia dan alam, bukan antar negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *