Isu Blokir Medsos Demo Omnibus Law, Menkominfo Bilang Hoax

Posted on

Tersebar info di Twitter jika pemerintah memblok sosial media dampak demonstrasi Omnibus Law Cipta Kerja. Menkominfo Johnny G Plate menyanggah. Menteri Komunikasi serta Informatika Johnny G Plate menyanggah pemerintah akan memblok sosial media sebab panasnya demonstrasi menampik UU Omnibus Law Cipta Kerja. Info yang tersebar di sosmed menurutnya berbohong.

“Hoaks,” tutur Johnny seperti dikabarkan CNNIndonesia.com, Kamis (8/10/2020).

Awalnya, ramai di Twitter kicauan dari account @PartaiSocmed yang mengatakan Kemenkominfo akan lakukan penutupan sosial media untuk karena tindakan menampik Omnibus Law. Tweet ini di-like 11.700 orang serta retweet 11.200 kali, dan 964 tanggapan.

“PENGUMUMAN RENCANA PEMBLOKIRAN MEDIA SOSIAL OLEH KEMKOMINFO!” kicau @PartaiSocmed.

Bukan hanya itu, disebut ada juga intruksi ke Security Operation Center (SOC-AIS) Kemkominfo supaya siap-siap melakukan penutupan sosmed. Yang dicari diantaranya WhatsApp, Facebook, Instagram, Twitter sampai TikTok.

Pegawai SOC ditunjuk telah bergabung di lantai 8 Gedung Kemkominfo, Jakarta, untuk menanti perintah Menkominfo. Bila sosmed dikunci pasti warganet akan susah mempublikasikan apa saja berkaitan demonstrasi Omnibus Law Cipta Kerja di sosial media mereka. Walau demikian, Menkominfo Johnny G Plate telah menolongnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *