Nobelprizeliterature.org

Ketenaran SpongeBob SquarePants keliatannya tetap tinggi untuk beberapa gamer. Selain terus ada untuk memes dalam beberapa versi, game terbaru (yang sebetulnya ialah remastered dari game lamanya) yakni SpongeBob SquarePants: Battle For Bikini Bottom Rehydrated sekarang sukses terjual 1 juta kopi.

Ini menyambung hasil dari laporan pemasaran Q1 2020 dari THQ yang memperlihatkan pemasaran game remake dari Spongebob dan Destroy All Humans melewati harapan. Game SpongeBob SquarePants: Battle For Bikini Bottom Rehydrated ini sendiri baru dikeluarkan 23 Juni lalu, hingga dapat disebut dia dapat capai satu juta kopi cuma dalam tempo kurang dari 2 bulan saja.

Ditambah lagi remastered yang dilaksanakan termasuk totalitas dengan optimalisasi perform yang benar-benar baik di PC. Sampai game ini sendiri sekarang mendapatkan ulasan “Overwhelmingly Positive” dari 5 ribu orang di Steam. Banyak yang menghargai bagian nostalgia

yang ditawarkan pada beberapa pemain yang dahulu telah mainkan versi Playstation 2-nya atau

satu pengalaman baru yang membahagiakan pada beberapa pemain baru.

Ini tentu saja jadi berita baik buat THQ Nordic sekaligus juga beberapa fans karakter
spons kuning satu ini jika nantinya mereka akan membuat game baru kembali. Mengingat keliatannya ketertarikan pada game-game single-player berbasiskan penjelajahan platformer semacam ini mulai naik kembali lagi bersama Crash dan Spyro.

Dan mengingat jika SpongeBob sendiri mempunyai film layar lebar baru yang akan tampil,
keliatannya bisa menjadi satu game yang membahagiakan jika pada akhirnya SpongBob mendapatkan game yang betul-betul baru nanti. Bagaimana menurut kalian?

Baru saja ini Google mengeluarkan pembaharuan untuk permasalahan keamanan serta vulnerability issues untuk perangkat Android. Tapi, ada satu laporan yang memberikan jika lebih dari 400 potongan kode yang rawan diketemukan di DSP chipset Qualcomm, yang bila didiamkan tanpa ada pemantauan lebih lanjut akan membuat handphone itu jadi mudah di retas serta takutnya beberapa peretas itu menempatkan malware.

Tubuh keamanan Cek Poin melakukan satu riset yang mereka berikan nama “Achilles”. Dalam penelitiannya, mereka disampaikan melakukan pemeriksaan keamanan dengan cara dalam pada chip DSP (Digital Sinyal Processor) pada AP (Applications Processor) punya Qualcomm Technologies, serta mendapatkan ada satu sela yang terselinap di Hexagon DSP dari Qualcomm Snapdragon SoC

Sedikit keterangan mengenai DSP, DSP ialah singkatan dari Digital Sinyal Processor. Ini salah satu elemen penting yang berperan untuk jalankan perintah dengan cara real-time di antara pemakai serta firmware. Misalnya ialah pemrosesan gambar, audio serta suara, neural network calculations, camera streaming, pemosisian GPS dan sebagainya.

APA ITU PRIVILEGE ESCALATION ATTACK ?

Sela yang telah diketemukan dinamakan dengan code CVE-2020-11201, CVE-2020-11202, CVE-2020-11206, CVE-2020-11207, CVE-2020-11208, serta CVE-2020-11209. Pada intinya sela itu nampaknya rawan pada DoS (Denial of Service) atau privilege escalation attacks.

Ini ialah satu gempuran jaringan yang dipakai untuk memperoleh akses dengan cara tidak resmi ke sistem dalam security perimeter. Sesudah sukses masuk, striker bisa mengatur perangkat sasaran serta bisa jadikan piranti sasaran untuk spying alat.

Juga bisa mereka membuat piranti yang di bidik jadi tidak bermanfaat, atau menempatkan malware yang berperan supaya sembunyikan kesibukan yang mereka lakukan serta malware itu berbentuk non-removable.

Kita sudah mengetahui jika chip dari Qualcomm Snapdragon dapat disebut seputar 40%
memberi tenaganya untuk handphone flagship yang telah tersebar saat ini. Dengan Android yang telah jadi semakin rawan, bisa menjadi satu mimpi jelek buat perusahaan untuk mengatasi masalah exploitasi lebih lanjut.

The Avengers adalah franchise komik punya Marvel yang sudah mengudara semenjak tahun 1963. Komik racikan Stan Lee serta Jack Kirby itu datangkan beberapa hero yang sudah dibuat Lee seperti Thor, Ant-Man, The Wasp, serta Iron Man. Tetapi seiring waktu berjalan, anggotanya terus beralih. Puncaknya ialah saat Walt Disney membuat Marvel Cinematic Universe lewat film pertama kalinya, Marvel’s The Avengers.

Film ini kenalkan pemirsa pada cerita team super hero yaitu Iron Man, Hulk, Thor, Black Widow, Captain America, Hawkeye, serta Nick Fury dalam menumpas beberapa tokoh jahat yang memberikan ancaman bumi. Siapa yang menduga jika versi filmnya sukses mendulang keberhasilan seperti komiknya. Ini diikuti dengan diluncurkannya sekuel gamenya sampai tiga seri dengan keseluruhan empat film sampai tahun ini.

Coba Beta Marvel’s Avengers

Sekarang, Disney serta Marvel kembali lagi lebarkan sayapnya ke dunia video game. Bila awalnya mereka beri lisensi Spider-Man ke tangan Sony dengan Insomniac Games yang sukses beri “rasa-rasanya jadi manusia laba-laba”. Kesempatan ini The Avengers bisa menjadi salah satunya seri yang diusung di dunia selingan interaktif itu.

Ialah developer Tomb Raider Crystal Dynamics, Eidos Montreal, serta penerbit/publisher Final Fantasy Square-Enix sebagai tiga perusahaan yang tawarkan diri untuk mengembangkannya. Sesaat penjualannya di Asia Tenggara akan diatasi oleh Bandai Namco. Tentu saja, rintangan besar harus mereka menghadapi, ini mengingat super hero Marvel yang akan ada dalam gamenya lumayan banyak. Di lain sisi, jumlahnya keinginan fansnya dari penjuru dunia jika gamenya akan sama berhasilnya dengan Spider-Man jadi pressure yang benar-benar fenomenal buat mereka.

Betul saja, perjumpaan Marvel’s Avengers waktu E3 dimana Square-Enix pada akhirnya kembali lagi masuk sesudah lama tidak lakukan presentasi, beri respon yang campur baur. Ini sebab di satu bagian beberapa fans tidak menyenangi design karakter serta benar-benar skeptis akannya, sesaat di lain sisi banyak yang memberikan dukungan pihak developer serta yakini jika gamenya bisa menjadi lebih baik dibandingkan yang sudah ditampilkan.

Crystal Dynamics selanjutnya melakukan perbaikan dengan memperlihatkan mode karakter yang terlihat lebih baik serta seperti keinginan beberapa fans. Mereka serta sempat pamerkan prolog gameplaynya yang kenalkan bagaimana cerita original gamenya yang sudah mereka racik demikian rupa. Walau nampak benar-benar epik, tetapi hal itu belum dapat dinyatakan benar-benar kehebohan gamenya tanpa ada cobanya dengan cara langsung.

Coba Marvel’s Avengers

Sesudah kami dikasih peluang untuk wawancarai Crystal Dynamics, kami jadi salah satunya media Indonesia yang diberi peluang untuk mencicip beta Marvel’s Avengers terlebih dulu. Serta selama ini memberi kesan-kesan campur baur buat saya dengan cara pribadi.

Dalam betanya, kami disuguhi empat daerah yang semasing dapat ditelusuri, lengkap dengan prolog yang telah Crystal Dynamics pamerkan waktu promo Marvel’s Avengers berjalan. Ke-4 daerah itu ialah Pacific Northwest, Helicarrier, Eastern Seaboard, serta Utah Badlands.

Disclaimer

Sebelum kami meneruskan kesan-kesan kami waktu mainkan demonya, kami memperingatkanmu jika dalam preview ini kami cuma diperkenankan untuk memberi screenshot atau video yang sudah disiapkan pada kami. Saya akan memberi detail lengkap screenshot serta video yang sudah saya mengambil waktu saatnya waktu datang kurang lebih tanggal 7 Agustus kelak. Saya bukan fans berat Universe punya Marvel, jadi saya berharap kalian dapat menyadari jika ada banyak kekeliruan atau kekurangan dalam pengutaraan preview berikut.

Pengalaman Sinematik dalam Sentuhan Action Bagus

Marvel’s Avengers bercerita cerita lima hari sesudah A-Day, hari perayaan Avengers. Sayang, perayaan itu malah buat kericuhan yang akibatkan keruntuhan serta kematian dimana saja. Avengers dituding serta dibubarkan walau mereka sudah selesai tangani persoalan waktu kericuhan A-Day yang didalangi oleh Taskmaster.

Dalam betanya, saya disuguhi cerita bagaimana team Avengers menumpas semua musuhnya termasuk juga Taskmaster. Bila kamu sempat lihat demonstrasi gameplaynya yang ditampilkan Crystal Dynamics untuk pertamakalinya, karena itu kamu akan tahu benar semacam apa pembukaan beta Marvel’s Avengers.

Simplenya, kita akan dikenalkan dengan mekanik gameplay penting Marvel’s Avengers waktu menantang kaki tangan Taskmaster dalam pembukaan betanya. Tiap hero bisa dicicip dari mulai Thor, Iron Man, Hulk, Captain America, Hulk, sampai Black Widow. Mereka miliki langkah bermain yang benar-benar tidak sama. Iron Man contohnya yang dapat terbang serta keluarkan shooting sekaligus juga berperang dalam jarak dekat. Walau tidak sekuat Thor yang dapat melempar palu Mjolnirnya lengkap dengan gempuran guntur, tetapi Iron Man jadi salah satunya hero paling balance dari semua set serangannya.

Coba Beta Marvel’s Avengers

Tidak sama Iron Man serta Thor, tidak sama juga dengan Hulk yang gameplaynya didominasi oleh platforming. Ini mengingat dia dapat melonjak dengan jarak tinggi sekali. Hulk dapat menerkam beberapa bangunan tinggi seperti gedung atau puing-puing. Tidak kecuali gempuran dengan kemampuan tidak logis kepunyaannya yang dapat buat tank hancur dalam sekali tepokan tangan.

Captain America sendiri bekerja dalam tempat yang lain dengan beberapa hero, dia menyelinap dalam pesawat yang dipenuhi beberapa lawan yang perlu ditumpas. Style permainan Captain America cukup tidak sama, dimana dia dapat lemparkan perisai dan miliki kemampuan enhancement yang memberinya banyak keuntungan saat menantang lawan dalam jumlah banyak seorang diri.

Hal sangat menarik waktu mainkan betanya ialah saat coba Black Widow, salah satu hero wanita yang dapat dicoba waktu opening betanya ini ternyata miliki kekuatan yang tidak kalah hebat. Pergerakannya yang lincah membuat saya langsung terkesima akan kekuatannya. Ini sebab saya pribadi benar-benar menyenangi karakter cepat serta mematikan, serta semua tercermin pada Black Widow.

Black Widow bukan manusia yang dikasih kemampuan alami seperti Thor, tetapi dia miliki handphone yang dapat membantunya dalam tiap misinya. Dari mulai dual pistol, grappling hook, kekuatan penyamaran, sampai jetpack. Waktu pertamakali karakter ini dikenalkan, dia harus mengemban pekerjaan yang cukup berat yaitu bertemu satu musuh satu dengan Taskmaster, sekaligus juga perjumpaan bagaimana boss battle dalam gamenya kelak.

Pertarungan pengenalannya dikemas dengan benar-benar bagus lengkap dengan beberapa sekali adegan sinematik. Membuat saya seakan mainkan film yang tengah berjalan. Semua penataan camera, finishher move, sampai penyajian setiap adegannya seperti film interaktif yang semua ketetapannya diberikan kepadamu.

Lakukan Pekerjaan Apa saja di Warzone

Waktu prologue usai, karena itu kamu akan dikenalkan pada cerita bagaimana inhuman tercipta, gagasan jahat dokter George Tarleton serta karakter namanya Kamala Khan. Kamala adalah salah satunya inhuman dengan kemampuan seperti Mr. Fantastic dari Fantastic Four. Dia dapat memanjangkan serta jadi besar sisi badannya seperti tangan sampai keseluruhnya badannya.

Karakter dengan nama superhero Ms. Marvel itu adalah karakter ke-2 yang benar-benar saya gemari dari sisi mekanik serta kekuatan yang dia miliki. Dia dapat melalui beberapa halangan dengan memanjangkan tangannya seperti spider-swing punya Spider-Man, beri gempuran combo cukup lincah, serta kekuatan ultimate membesarkan badan yang dapat disebut hampir sama dengan pukulan Hulk.

Dikisahkan jika Kamala adalah fans berat Avengers yang kabur waktu kericuhan berlangsung. Dalam betanya dia akan berjumpa dengan Bruce Spanduk / Hulk untuk cari tahu apakah yang sebetulnya berlangsung sambil cari Jarvis, AI pintar yang dibuat Tony Stark. Misinya bawanya ke pertarungan menantang Abomination yang puncaknya akan hantarkan mereka menuju tempat Avengers.

Sesampainya di tempat Avengers, saya dikenalkan dengan mekanik War Table dengan Warzone sebagai misi multiplayer coop serta keseluruhnya content betanya. Demikian semua usai, karena itu beberapa hero seperti Iron Man serta Black Widow dapat dipakai. Dalam kata lain ada empat hero yang dapat dimainkan waktu beta: Kamala Khan / Ms. Marvel, Hulk, Iron Man, serta Black Widow.

Sayangnya, campaign mission lain sesudah perjumpaan prologuenya usai tidak akan dapat di nikmati sebab permasalahan content penting gamenya. Kami sudah mengkonfirmasikannya pada Crystal Dynamics serta mereka menjelaskan jika salah satu campaign mission hanya waktu prologue berlangsung.

Coba Beta Marvel’s Avengers

Lalu, apa Warzone miliki tingkat kehebohan yang sama juga dengan campaign? Jawabannya tentunya. Ini sebab mode ini akan datangkan ruang Sandbox lumayan luas yang dapat di nikmati sebelum meneruskan ke misi penting. Ada banyak ruang luas yang dapat dieksplorasi, semua untuk menguatkan karakter serta cari equipment sampai resource yang dapat diketemukan di selama map.

Warzone yang dapat saya coba terdiri atas empat daerah yang semasing miliki misinya sendiri. Ke-4 daerah itu ialah: Pacific Northwest, Helicarrier, Utah Badlands, serta Eastern Seaboards. Ada banyak variasi misi seperti merusak alat spesifik, iconic mission dengan mini boss, sampai menantang boss. Misi ini seakan representasikan bagaimana pekerjaan harian Avengers waktu mereka tidak tampil dalam media film yang notabene cuma beri “satu arah penting” saja.

Waktu Warzone dapat dibuka, feature matchmaking dapat dinyalakan atau dimatikan saat pilih misi. Hanya karena beberapa jurnalis saja yang mainkan gamenya di daerah Asia, saya cuma mendapatkan beberapa session saja bersama salah satunya jurnalis daerah Asia. Bekasnya saya mainkan sendirian dengan mematikan matchmaking.

Mematikan matchmaking berikan peluang untuk memainkannya bersama AI atau bot. Awalannya saya sempat skeptis dengan companion AI atau bot. Ini sebab pengalaman dari yang sudah-sudah, cuma beberapa game saja yang AI-nya ditangani dengan benar-benar baik. Tetapi pemikiran itu dapat dibuktikan salah sebab AI companion di Marvel’s Avengers dapat menolong player dengan benar-benar baik. Mereka akan menggempur lawan serta betul-betul membantumu di waktu susah. Keseluruhannya, saya cukup senang dengan design AI yang diberi Crystal Dynamics waktu betanya berjalan.

Perkuat Super Heromu

Tiap hero Marvel’s Avengers miliki equipmentnya semasing. Dari mulai gauntlet, bodi armor, sepatu, sampai artefak spesial yang dipunyai tiap hero. Tiap equipment miliki status atau perk yang berbagai macam, semua acak serta tidak dapat diperkirakan. Tetapi pada intinya dia akan beri beberapa kelebihan, dari mulai menguatkan gempuran komponen spesifik sampai beri sedikit boosting loading kekuatan ultimate tiap hero.

Equipment itu dapat dinaikkan lewat boost yang semua resourcenya dapat didapat waktu eksplorasi sebelum selanjutnya meneruskannya ke misi penting. Setiap equipment miliki levelnya semasing lengkap dengan tingkat kelangkaannya. Sayangnya waktu beta kami cuma dibatasi pada beberapa level spesifik saja. Crystal Dynamics menerangkan jika hampir semua featurenya dibatasi dalam versi beta termasuk juga level sampai equipment yang dapat didapat.

Beberapa hero ini akan miliki tiga kekuatan, mulai kekuatan pertama, secondary, sampai ultimate. Contohnya saja Iron Man yang dapat mememperlancar laser dari dadanya, kekuatan seperti EMP yang dapat beri stun, sampai Hulkbuster, satu robot raksasa yang sempat ada dalam filmnya waktu menantang Hulk. Kekuatan ini bisa dinaikkan bersamaan dengan bertambahnya level karakter di tiap misinya.

Selain level serta kekuatan, tiap hero miliki challenge cardnya semasing. Simplenya dia seperti dengan battle pass di sejumlah game battle royale. Setiap level bisa dinaikkan dengan mengakhiri misi atau sebatas grinding level saja. Tetapi tidak sama dengan battle pass, dia tidak ada dengan lajur premium. Membuat saya dapat kapanpun meningkatkannya tak perlu terbatas waktu atau harus membayarnya dengan uang asli. Tiap level challenge card akan berikan hadiah beberapa item kosmetik, diantaranya ialah baju untuk percantik penampilan tiap hero.

Permasalahan Tehnis Buat Meringis

Sama dengan beberapa beta lain, saya merasai permasalahan tehnis yang cukup membuat saya meringis. Diantaranya ialah loading lumayan lama saat mengulang-ulang misi sebab karakter mati, waktu saya memainkannya di PlayStation 4 biasa. Ini perlu ditata lagi oleh Crystal Dynamics waktu mereka meluncurkan versi 1.0nya kelak. Sebab ini cukup mengganggu waktu permainan berjalan.

Kurangnya FPS yang dapat ditangani oleh PlayStation 4 biasa yang saya pakai jadikan permainan kurang nyaman benar-benar. Mereka menyiasatinya dengan beri motion blur, tetapi hal itu malah membuat animasi ciri-khasnya yang semestinya fluid jadi kaku.

Ini kemungkinan nampak jauh tidak sama waktu gamenya launching di PC. Tetapi dengan FPS yang menurut saya masih sedikit jauh di bawah rerata di PlayStation 4 biasa, gameplaynya berkesan clunky serta kurang nyaman dimainkan. Khususnya saat saya ingin lakukan banyak combo cepat serta memberi ketetapan cepat waktu ditengah-tengah pertarungan.

Coba Beta Marvel’s Avengers

Beberapa player mungkin saja tidak nyaman dengan penataan camera terutamanya waktu mainkan Hulk. Saya pribadi merasai jika camera Hulk malah akan rangsang pemainnya untuk miliki motion sickness dibandingkan beberapa karakter lain. Ini sebab beberapa kamera shake serta penempatannya waktu Hulk melonjak di sejumlah tempat sempit malah akan memusingkan mata serta otak pemainnya. Khususnya waktu semuanya dipadukan dengan motion blur super banyak untuk mengoptimasi gamenya di PlayStation 4.

Feature auto lock waktu pertarungan hampir tidak demikian menggigit saat tengah berlangsung pertarungan besar. Ini benar-benar mengganggu waktu pertarungan berlangsung. Ditambah waktu lebih dari tiga lawan yang menggempur karakter dengan cara bertepatan.

Permasalahan server serta koneksi sempat saya alami di sini. Ini berlangsung saat saya lakukan co-op bersama salah satunya jurnalis yang selanjutnya tiba-tiba layar menjadi loading waktu misi berjalan. Mengakibatkan beberapa adegan yang sudah seharusnya usai saya lalui harus kembali lagi diulangi. Sesudah dilacak ternyata ini berlangsung pada jurnalis lain waktu mereka menyalahkannya di kanal resmi betanya. Salah satunya perwakilan Crystal Dynamics sendiri cuma pastikan jika permasalahan itu tidak berlangsung waktu gamenya launching kelak.

Saya mendapatkan beberapa bug seperti di salah satunya ruang tempat Avengers persisnya di salah satunya meja yang mewajibkan saya meredam tombol kotak yang selanjutnya tidak ada apa saja waktu saya cobanya.

Coba Beta Marvel’s Avengers

Design UI skillnya yang direpresentasikan dibagian kanan bawah membuat malah berkesan seperti game handphone. Saya tidak mempersalahkannya, sebab ini cuma permasalahan hasrat. Tetapi ini akan lebih baik bila ditukar dengan design yang lebih oke.

Saya cemas dengan content sama seperti yang saya katakan di atas akan jadikan Marvel’s Avengers game yang menjemukan waktu dikeluarkan kelak serta terbatas untuk game grindfest XP tanpa akhir. Ini sebab pada intinya saya merasai jika gamenya dengan cara jelas adalah game action 3D super hero yang terbatas pada grinding level serta item dalam arena dungeon crawling instance, lengkap dengan ruang sandbox yang dapat dieksplorasi.

Naiknya level cukup lamban walau sudah diakali Crystal Dynamics waktu beta versi media saya mainkan, akan makin membuat Marvel’s Avengers jadi game grinding tanpa akhir.

Saya pribadi kurang demikian menyenangi tone warna cukup pucat yang diberikan Crystal Dynamics. Buat mereka yang memainkannya di PC, tentu saja ini dapat ditangani dengan beberapa tweak warna seperti SweetFX atau semacam. Tetapi tidak buat player console yang kemungkinan perlu mengganti warna monitornya. Tentu saja saya mengharap ini dapat diperbarui waktu Marvel’s Avengers dikeluarkan.

We want more!

Marvel’s Avengers sepintas seperti mimpi yang seakan jadi fakta buat beberapa fansnya. Pengalaman sinematik serta action epik yang diberikan seperti player seakan dibikin masuk ke dunianya. Beri dampak film sinematik interaktif dengan cerita original ciri khas Crystal Dynamics. Ditambah, mereka beri cerita sambilan di tiap misinya lengkap dengan content gratis waktu gamenya sudah dikeluarkan kelak.

Kurangnya cerita yang diberikan waktu beta, membuat kami ingin segera mainkan versi penuhnya waktu dikeluarkan kelak. Presentasinya yang bagus waktu beta beri kesan-kesan jika cerita intinya akan dikerjakan dengan benar-benar baik. Membuat sayang sekali tidak ditampilkan sangat banyak waktu launching betanya.

Walau berkesan benar-benar epik serta menarik, tetapi beberapa permasalahan yang saya alami berkesan cukup mengkhawatirkan. Dari mulai FPS, camera Hulk yang mempunyai potensi beri dampak motion sickness, sampai permasalahan servernya. Kecemasan jika gamenya bisa menjadi grindfest XP beri saya kesan-kesan campur baur akan kehadiran gamenya September kelak.

Tetapi, di lain sisi tentu saja saya mengharap mereka memberi content cerita sambilan yang tidak cuma hanya audio cerita, sama seperti yang dilaksanakan oleh beberapa video game spesifik. Lepas dari misi penting atau campaign tentu saja. Sebab ini bisa menjadi daya tarik tertentu buat mereka yang telah menamatkan cerita intinya serta ingin begitu lama mainkan gamenya.

Marvel’s Avengers akan dikeluarkan tanggal 4 September 2020 kelak di PC, PlayStation 4, serta Xbox One.

Event semacam apa?
Walau sempat statis semasa beberapa season, tetapi kedatangan Loba di Season 5 Apex Legends kesempatan ini mengganti segala hal. Ini mengingat sebab Respawn beri cerita drama di antara sang perampok dengan Revenant yang sempat dikenalkan di season awalnya. Memberi kepastian jalinan di antara kedua-duanya, dan bagaimana Revenant dapat hidup.

Bila kamu sudah menamatkan misi terakhir dari season 5 Apex Legends, karena itu kamu akan ketahui twist yang Respawn beri, jika Revenant sebetulnya “tidak jahat”. Tetapi sayang, ceritanya berhenti waktu mereka merayu “anti-revenant” yang tidak lain serta tidak bukan ialah Ashe, salah satunya tokoh antagonis di Titanfall 2 yang mempunyai potensi jadi legend setelah itu di Season 6. Mujur, kelihatannya kita bisa nikmati content baru gamenya dalam tempo dekat.

Respawn memberitahukan jika mereka akan gelar in-game event Always Be Closing Evolved yang sebetulnya sudah dikerjakan di bulan Januari tempo hari di Apex Legends. Buat kamu yang belum mengetahui, event ini akan buat ring terus berjalan tanpa ada ronde spesifik. Hal yang membuat tidak sama ialah kamu akan diperlengkapi Mozambique serta Evo Shield waktu pertamakali melaju dari pesawat.

Event Always Be Closing Evolved akan berjalan mulai tanggal 11-18 Agustus 2020 kelak. Beri sedikit kehidupan buat Apex Legends sebelum selanjutnya harus akhirinya mendekati Season 6 yang akan segera diawali beberapa minggu ke depan.

Apex Legends sekarang ini bisa dimainkan di PC, PlayStation 4, serta Xbox One. Respawn merencanakan untuk meluncurkan gamenya di Steam serta Nintendo Switch musim luruh kelak. Mereka akan penerapankan feature crossplay dengan platform lain dalam tempo yang bertepatan.

Virus COVID-19 sudah memberi efek jelek yang lumayan luas buat semua masyarakat dunia, bagian ekonomi jadi salah satunya hal yang terserang efek dari epidemi itu. Tetapi, sekarang ini telah mulai banyak yang menolong sama-sama dengan buka aliran bantuan, sama dengan apakah yang dilaksanakan oleh penerbit/publisher seri game populer GTA, Taketwo Interactive.

Dikutip lewat account Twitternya, Taketwo yang beberapa lalu buka aliran bantuan untuk memudahkan efek dari COVID-19, dimana semua merek di bawah naungan Taketwo menyisihkan semasing 5% penghasilannya untuk didonasikan.
Sekarang, Taketwo menyampaikan kabar jika mereka sudah kumpulkan dana bantuan yang lebih dari $15 juta.

Angka itu dicapai dari beberapa merek di bawah naungan
Taketwo dengan Rockstar Games jadi penyumbang paling besar
karena penghasilannya lewat dua game intinya sekarang ini Grand Theft Auto Online serta Red Dead Redemption 2 Online.

Nanti, dana yang terkumpul lewat bantuan itu akan disumbangkan
ke lebih dari 180 organisasi yang fokus untuk stol makanan, usaha kecil, first responders, riset vaksin serta ada banyak lagi.

Mudah-mudahan epidemi COVID-19 dapat berlalu secepat-cepatnya, supaya kita dapat jalani banyak kesibukan di luar rumah seperti yang lalu. Tekankan untuk selalu jaga keamanan dan kesehatan dengan patuhi protol kesehatan sehari-harinya ya brott!

Sebagian dari kalian khususnya beberapa Fans Serious Sam, tidak sabar untuk menanti jadwal launching seri game paling baru dari serious sam ini. Serious Sam adalah salah satunya game shooter yang seperti seperti Doom, yakni kita membunuh banyak monster yang dipertemukan dengan gerakan atau pace yang cepat.

Tetapi, kelihatannya kesempatan ini beberapa fans Serious Sam harus menanti 1 Bulan lagi, sebab Devolver Digital sebagai Penerbit/publisher dari Serious Sam, memundurkan jadwal launching mereka yang sebelumnya diperkirakan akan launching pada bulan Agustus, tapi sekarang mereka mengganti jadwal launching mereka jadi tanggal, 24 September kelak. Kelihatannya beberapa fans Serious Sam serta beberapa gamer yang baru ingin coba game ini, harus bersabar untuk sebulan lamanya.

Sayangnya, Devolver Digital tidak menginformasikan alasan kenapa Serious sam alami pemunduran jadwal game mereka. Tapi ada banyak peluang mereka memundurkan game mereka, diantaranya yakni Kemungkinan Croteam sebagai
team developer game itu melakukan tingkatan Polishing pada game itu supaya nampak lebih menjanjikan.

Atau dapat jadi alasan yang lain yakni sebab meledaknya
game Fall Guys, yang datang dari Penerbit/publisher yang serupa,
jadi Devolver digital menyengaja memundurkan game Serious sam, supaya di saat diirilisnya game serious sam 4 ini beberapa pemain atau beberapa fans Serious Sam bisa nikmati game itu.

Jika kalian ingin lihat atau beli game Serious Sam 4, kalian dapat berkunjung ke Steam.
Game serious Sam 4 dibandrol pada harga Rp.170.000 Rupiah untuk versi Standar,
lalu untuk versi Deluxe akan dibandrol pada harga sejumlah Rp. 210.000 Rupiah.

Ketetapan Rockstar untuk selalu perpanjang usia dari GTA Online memang membuat banyak fans jadi marah. Walau Rockstar dapat mengeruk uang banyak dari game ini, tetapi minimal mereka masih sediakan banyak content untuk di nikmati oleh beberapa pemain yang sudah mempunyai gamenya dengan cara gratis.

Serta sesudah alami beberapa jenis isu mengenai kehadirannya, pada akhirnya Rockstar dengan cara resmi memberitahukan kehadiran update paling baru untuk GTA Online yang kesempatan ini bertopik “Los Santos Summer Special”. Serta Rockstar juga sekarang memberitahukan jika update besar ini akan tiba beberapa waktu lagi, persisnya pada 11 Agustus akan datang.

Lewat posting resmi di newswire-nya, Rockstar memberitahukan jika update ini akan masukkan misi co-op baru dari Super Yatch yang akan ajak pemain bermain di lautan serta menelusuri bawah laut. The Diamond Casino & Resor akan jadi lokasi baru dari beberapa jenis event adversary nanti. Serta buat beberapa pemain yang suka mengganggu pemain lain jalankan usaha karena itu kalian dapat bersiap-siap sebab Rockstar mempersiapkan Business Battles baru nanti.

Sedang untuk item baru, Rockstar keliatannya memahami jika beberapa pemainnya tetap menanti mobil baru di tiap update barunya. Serta di update inipun akan terdapat beberapa mobil baru yang akan masuk, termasuk juga pada akhirnya mobil
baru untuk Benny yang dapat diubah keseluruhan. Supercar, mobil off-road, mobil Formula (open wheels), serta ada banyak mobil yang belum dipublikasikan oleh Rockstar.

Rockstar menjelaskan jika beberapa pemainnya nanti dapat
juga membuat trek balap open wheel mereka sendiri untuk bawa mobil baru mereka untuk balapan. Di luar beberapa konten barusan update ini bawa beberapa improvisasi serta perbaikan pada gamenya yang akan dipublikasikan detilnya lebih lanjut.

Diakhir postingannya, Rockstar memberi sedikit teaser pada
beberapa pemain jika update lebih besar, atau serta dikatakan sebagai
update paling besar untuk GTA Online yang akan fokus pada Heist. Update paling besar ini sendiri disebutkan akan datang akhir tahun kelak.

Menawarkan service subskripsi berisi beberapa ratus game dari mulai indie sampai game dari studio besar, gamer kemungkinan bertanya-tanya apa Microsoft peroleh untung dari service Xbox Game Pass mereka.

Melalui perbincangannya di What’s Good Games, Aaron Greenberg, manajer pemasaran dari Xbox, mengakui jika service subskripsi jagoan mereka sekarang ini belum hasilkan untung.

“Saya tetap ketawa dengar pertanyaan itu. Jangan cemas dengan kami. Microsoft akan baik-baik saja,” Papar Greenberg. “Dengan Xbox Game Pass, Microsoft ini konsentrasi dalam memberi service berharga dengan cara berlebihan, serta bila itu akan mengonsumsi hasil keuntungan kami dalam periode pendek.”

Rugi diawalnya sudah diekspektasi serta disengaja menurut Greenberg. Ia menerangkan jika mereka ingin membuat konsumen base terlebih dulu serta pastikan jika Xbox Game Pass adalah service yang memberi kepuasan konsumen setianya. Jika gagasannya sukses, service ini diyakinkan bisa hasilkan keuntungan periode panjang.

“Kami berasa jika periode panjang adalah yang terbaik untuk usaha serta [Xbox Game Pass] akan memberikan keuntungan kami dalam periode panjang. Untuk sesaat, ya, Xbox Game Pass memanglah belum hasilkan untung. Tapi kami rasa jangka-panjang akan datang akan berefek baik buat semua pihak.” Jelas Greenberg.

Xbox Game Pass dapat disebut menjadi service subskripsi yang benar-benar mengundang selera. Seringkali service dari Microsoft ini menawarkan game paling baru dengan cara “gratis” ditambah lagi semua katalog yang telah ada. Memang otomatis kamu tidak miliki game itu serta kamu akan kehilangan akses game jika penerbit/publisher menarik game dari service. Namun saja mempunyai beberapa ratus game cukup dengan
bayar $9,99 ($1 untuk pemakai PC di bulan pertama), jadi penawaran yang susah diacuhkan.

Figur diketahui memang untuk game yang miliki banyak jenis “sambilan” dari game originalnya. Seperti misalnya game rhythm, fighting sampai satu card game. Paling baru, satu game fighting dari Figur 5 yang sudah dikeluarkan untuk region Jepang serta Asia dalam waktu lalu segera ada dengan cara global dalam tempo dekat.

Dikutip dari Figur Central yang mengartikan neraca keuangan dari Koei Tecmo, Figur 5 Scramble dilakukan konfirmasi oleh Koei akan segera ada dengan cara global dengan nama Figur 5 Strikers ke platform Playstation 4 serta Nintendo Switch. Tetapi, sampai sekarang ini belum juga ada detil tentu dari launching versi global dari game fighting Figur 5 itu. Tapi, dengan demikian beberapa gamers tidak perlu lagi berspekulasi tentang kedatangan Figur 5 Scramble dengan cara global.


Lepas dari hal itu, akhir tahun 2019 lalu Sega Games mematenkan hak cipta untuk nama
“Figur 5 Strikers” bertepatan dengan logonya, yang makin memberikan keyakinan jika launching Figur 5 Scramble versi global memang betul ada.

Awalnya, pemasaran Figur 5 Scramble di region Jepang serta Asia termasuk cukuplah
sukses, game itu sukses jual seputar 480 ribu kopi semenjak launchingnya diawalnya tahun 2020 kemarin. Figur 5 Scramble sekarang ini baru ada di region Asia serta Jepang untuk platform Playstation 4 serta Nintendo Switch.

Whatsapp adalah salah satunya aplikasi media sosial yang sekarang sudah didownload sekitar 5 miliar lebih pada google playstore, dan whatsapp juga sudah jadi medsos yang sangat populer khususnya di Indonesia. Supaya beberapa pemakai Whatsapp lebih “kerasan” memakai medsos itu mereka juga seringkali memberi update – update paling baru. Diantaranya yakni feature Video call, lalu grup call serta yang lain.

Tetapi dari beberapa update itu ada satu feature yang diantaranya whatsapp sekarang belum ditambah lagi, yakni feature linked devices yang mana feature itu hampir seperti sama dengan aplikasi Line, yang mana kita perlu Login memakai account kita dengan memakai E-mail, atau nomor telephone yang kita daftarkan lewat Handphone kita awalnya. Poin plus dari feature itu yakni, jika handphone kita sedang pada kondisi “charging” atau sedang dalam jam kerja, kita tak perlu buka Ponsel terlebih dulu untuk menghubungkannya, jadi tinggal membuka lewat Line yang telah terinstall pada Perangkat computer yang terhubung dengan account kalian.

Nah, kesempatan ini update paling baru Whatsapp
paling baru kelak diberitakan bisa dipakai untuk
beberapa perangkat sama dengan Mac Os serta yang
lain, diambil dari WABetaInfo, WA diberitakan barusan “submit”
update paling baru lewat program Google Play Beta, pada update 2.20.196.8, mereka mendapatkan satu feature yang cukup
menjanjikan, yakni Linked devices. Dapat kalian melihat berikut ini :

Tetapi harus diingat, diambil dari WAbetainfo, feature
itu masih juga dalam step peningkatan serta peningkatan
Linked Devices ini juga cuma untuk 4 devices saja, jadi mudah-mudahan saja nantinya di saat launching menuju versi global dapat dipakai untuk 4 Devices lebih.

Nah, bagaimana menurut kalian mengenai feature Whatsapp yang kelak akan disiapkan ini ? Silakan Catat pada kotak kometar yaa..