Steve Wozniak Tuntut Youtube Berkaitan Video Penipuan Giveaway Bitcoin

Posted on

Steve Wozniak, salah satunya pendiri dari Apple belakangan ini menuntut platform video paling besar di dunia, yakni Youtube. Steve Mengguat Youtube karena satu video penipuan yang mencatut namanya.

Dalam video itu, nama Steve dicatut untuk memberikan keyakinan beberapa korban bila dia akan memberi Giveaway berbentuk bitcoin. Korban akan diiming-imingi oleh beberapa aktor bila mereka akan memperoleh jumlah bitcoin berkali-kalilipat dari jumlah yang mereka kirimkan.

Steve memandang Youtube melalukan pembiaran berkaitan video penipuan yang mencatut namanya itu.

“YouTube sudah tampilkan video penipuan serta promo yang dengan cara salah memakai gambar serta video Penggugat Steve Wozniak, serta pengusaha tehnologi populer yang lain serta sudah menipu pemakai YouTube sampai juta-an dolar,” catat tuntutan itu, diambil Gamebrott dari The Verge, Jumat (24/7/2020).

Lebih lanjut, dalam tuntutan itu disebut bila Youtube berkesan biarkan video penipuan itu menyebar, serta mereka seperti tidak bertindak yang bermakna.

“Walau Penggugat serta banyak pemakai berkali-kali minta supaya YouTube ambil aksi yang pas waktu untuk akhiri penipuan giveaway bitcoin ini, YouTube berkali-kali tunda atau menampik untuk melakukan,” catat tuntutan itu.

Dalam tuntutan itu, ada satu screenshot video yang menunjukkan
promo giveaway 5.000 BTC serta 10.000 BTC dari Wozniak yang disebut satu dari pendiri Apple. Ada video lain yang mengangkat photo dari bos tehnologi seperti Elon Musk serta Bill Gates.

Tuntutan ini sebagai wakil 17 orang, termasuk juga Wozniak,
sebagai korban penipuan bitcoin yang datang dari Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Malaysia, China serta Eropa.

Dalam satu pernyataan, Youtube menjelaskan bila mereka secara
cepat menangani serta menyikapi hal tersebut dengan serius.

“Kami memandang serius penyimpangan platform kami, serta ambil
aksi cepat saat kami mengetahui pelanggaran kebijaksanaan kami, seperti penipuan atau peniruan,” kata jubir YouTube dalam satu pengakuan pada The Verge, Jumat (24/7/2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *